Total Tayangan Halaman

.

Berita Terkini

Recent Comments

Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Al-Qur'an sebagai penolong

Al-Qur'an sebagai penolong

Al-Qur'an

Pengertian Al-Qur'an

Al-Qur'an adalah kalamullah (perkataan Allah SWT) yang diturunkan kepada nabi Muhammad SWT sebagai wahyu baginya melaui dan membacanya adalah ibadah. Al-Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur yaitu dalam jangka waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari.

Al-Qur'an sebagai Penolong

Mengapa al-qur'an dikatakan sebagai penolong? itu karena sebagaimana hadits yang saya ketahui:
"Bacalah Al-Qur'an, sesungguhnya al-qur'an akan datang pada hari akhir/kiamah nanti sebagai penolong bagi siapa saja orang yang suka membacanya".

berdasarkan hadits diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa apabila seorang muslim/muslimah ketika semasa hidupnya suka membaca dan mengajarkan Al-Qur'an maka pada hari akhir/kiamah nanti Al-Qur'an akan datang sebagai penolong baginya. 

Isi Al-Qur'an

Al-Qur'an terdiri dari 30 juz, 114 surat dan 6.666 ayat. 

Nama-Nama Surat dalam Al-Qur'an

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa Al-Qur'an terdiri dari 114 surat, nama-nama surat Al-Qur'a adalah sebagai berikut:
1. Al Fatihah : Pembukaan
2. Al Baqarah : Sapi Betina
3. Ali Imran : Keluarga Imran
4. An Nisa’ : Wanita
5. Al Maidah : Hidangan
6. Al An’am : Binatang Ternak
7. Al A’araf : Tempat Tertinggi
8. Al Anfal : Rampasan Peraang
9. At Tawbah : Pengampunan
10. Yunus
11. Hud
12. Yusuf
13. Ar RA’d : Guruh
14. Ibrahim
15. Al Hijr : Negeri Kaum Tsamud
16. An Nahl : Lebah
17. Al iSra’ : Perjalanan
18. Al Kahfi : Gua
19. Maryam : Maryam
20. Ta Ha : Ta ha
21. Al Anbiya’  : Nabi-nabi
22. Al Hajj : Haji
23. Al Mu’minun : Orang-orang yang Beriman
24. An Nur : Cahaya
25. Al Furqan : Pembeda
26. Asy Syu’ara’ : Para Penyair
27. An Naml : Semut
28. Al Qossos : Cerita-Cerita
29. Al Ankabut : Laba-laba
30. Ar Rum : Kaum Romawi
31. Luqman
32. As Sajdah : Sujud
33. Al Ahzab : Golongan yang Bersekutu
34. Saba’ : Kaum Saba’
35. Fathir : Pencipta
36. Ya Sin
37. As Saffat : Yang Bersaf-saf
38. Sad
39. Az Zumar : Rombongan-rombongan
40. Al Mu’min : Orang Beriman
41. Ha Mim As Sajdah
42. Asy Syura : Musyawarah
43. Az Zukhruf  : Perhiasan
44. Ad Dukhan : Kabut
45. Al Jasiyah : Yang Berlutut
46. Al Ahqaf : Bukit-Bukit Pasir
47. Muhammad : Nabi Muhammad SAW
48. Al Fath : Kemenangan
49. Al Hujurat : Kamar-Kamar
50. Qaf
51. Az Dzariyat : Angin Yang Menerbangkan
52. At Tur : bukit
53. An Najm : Bintang
54. Al Qomar : Bulan
55. Ar Rahman : Yang Maha Pemurah
56. Al Waqiah :Hari Kiamat
57. Al Hadid : Besi
58. Al Mujadilah : Wanita yang Mengajukan Gugatan
59. Al Hasyr : Pengusiran
60. Al Mumtahanah  : Perempuan yang Diuji
61. As Saff : Barisan
62. Al Jumu’ah : Hari Jum’at
63. Al Munafiqun : Orang-Orang Munafiq
64. At Taqabun  : Hari Ditampakkan Segala Kesalahan
65. At Talaq : Talak
66. At Tahrim : Mengharamkan
67. Al Mulk : Kerajaan
68. Al Qalam : Kalam
69. Al Haqqah : Hari Kiamat
70. Al Ma’arij : Tempat-tempat Naik
71. Nuh
72. Al Jinn : Jin
73. Al Muzzammil : Orang yang Berselimut
74. Al Muddassir : Orang Yang Berkemul
75. Al qiyamah : Hari Kiamat
76. Ad Dahr : Masa
77. Ar Mursalat : Malaikat-malaikat yang Diutus
78. An Naba’ : Berita Besar
79. An Nazi’at : Malaikat-malaikat yang Mencabut
80. ’Abasa : Ia Bermuka Masam
81. At Takwir : Menggulung
82. Al Infitar : Terbelah
83. At Tatfif : Kecurangan
84. Al Insyiqaq : Terbelah
85. Al Buruj : Gugusan Bintang
86. At Tariq : Yang Datang di Malam Hari
87. Al A’la : Yang Paling Tinggi
88. Al Gasyiyah : Hari Pembalasan
89. Al Fajr : Fajar
90. Al Balad : Negeri
91. Asy Syams : Matahari
92. Al Layl : Malam
93. Ad Dhuha : Waktu Dhuha
94. Al Insyirah : Kelapangan
95. At Tin : Buah Tin
96. Al ’Alaq : Segumpal Darah
97. Al Qadr : Kemuliaan
98. Al Bayyinah : Bukti yang Nyata
99. Az zilzal : Keguncangan
100. Ad ’adiyat : Kuda Perang yang Berlari Kencang
101. Al Qari’ah : Hari Kiamat
102. At Takasur : Bermegah-Megahan
103. Al ’Asr : Masa
104. Al Humazah : Pengumpat
105. Al Fil : Gajah
106. Al Quraysy : Suku Quraysy
107. Al Ma’un : Barang-Barang Yang Berguna
108. Al Kawsar : Nikmat Yang Banyak
109. Al Kafirun : Orang-orang Kafir
110. An Nasr : Pertolongan
111. Al Lahab : Gejolak Api
112. Al Ikhlas : Memurnikan Keesaan Allah
113. Al Falaq : Waktu Subuh
114. An Nas : Manusia

Suara Emas Tim Marawis MA Nurul Huda

Sekilas Tentang Tim Marawis MA Nurul Huda

Suara Emas Tim Marawis MA Nurul Huda
Tim Marawis MA Nurul Huda adalah merupakan Tim yang dibentuk pada tahun 2013 tepatnya ketika akan berlangsungnya Kegiatan Perpisahan kelas XII di Madrasah Aliyah Nurul Huda Margamulya. 
Tim yang awalnya hanya sekedar asal-asalan kini telah menjadi Tim Marawis yang sudah dikenal oleh Banyak orang terutama oleh daerah di Kecamatan Kawali dan Kecamatan Cipaku. 

Penampilan demi penampilan telah di lalui, mulai dari acara Pernikahan, Peringatan Hari Besar Islam dan Peringatan Hari Besar Nasional.


Penampilan Marawis Pada Acara Peringatan HUT RI

Pada tanggal 17 Agustus 2014 kemarin tepatnya pada pukul 21.00 WIB Tim Marawis MA Nurul Huda kembali mengisi hiburan di Dusun Tanjungjaya Rt.02 Rw.01 Desa Margamulya Kecamatan Kawali. Sebelum mereka tampil diatas panggung, seperti biasanya mereka mengadakan persiapan/latihan mulai dari bagian pembukaan sampai penutupan. Sorak penonton pun tidak dapat dibendung lagi ketika para personil marawis mulai menunjukan/menampilkan seni marawisnya, banyak penonton yang sengaja maju kedepan panggung untuk mendokumentasikan acara tersebut.


Suara Emas Tim Marawis MA Nurul Huda

Tim Marawis MA Nurul Huda mempunyai seorang vocalis yang memiliki suara yang indah dan menyejukan hati, dan itu menjadikan tim marawis ini menjadi semakin ditunggu-tunggu penampilannya oleh banyak orang.

Siapa saja Personil Tim Marawis MA Nurul Huda?

Berikut ini adalah nama-nama personil Tim Marawis MA Nurul Huda:
Semoga artikel tentang "Suara Emas Tim Marawis MA Nurul Huda" ini bisa bermanfaat untuk rekan dan rekanita semuanya. Terima kasih

Halal Bi Halal di Ponpes Syafi'i Akrom

Satu bulan sudah bulan Ramadhan ini kita lalui, semoga semua amal ibadah puasa kita di terima oleh Allah SWT. Amiin
Kegiatan Halal bi Halal selalui diadakan setiap habis Lebaran Idul Fitri di setiap tahunnya, begitupun dengan salah satu Pondok Pesantren di daerah Kota Pekalongan yang bernama Pondok Pesantren Syafi' Akrom. Disana mereka juga mengadakan kegiatan/acara Halal bi Halal pada tanggal 13 Syawal 1435 H (8 Agustus 2014) yang alhamdulillah dihadiri oleh semua santri dan para alumni dari pesantren tersebut.




Fadilah shalat Sunat Dhuha

Apa Fadilah shalat Sunat Dhuha?

Ketika kita melaksanakan suatu ibadah alangkah lebih baiknya jika kita terlebih dahulu mengetahui Fadilah dari ibadah yang kita lakukan itu. Mengapa demikian?... Itu karena agar ibadah yang kita lakukan tersebut bisa kita laksanakan dengan penuh kekhusuan dan kita tidak akan asal-asalan dalam melaksanakannya.Oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya akan sedikit membahas tentang apa saja Fadilah dari Shalat Dhuha. Ok langsung saja silahkan anda simak Fadilah Shalat Dhuha dibawah ini:
  1. Apa bila kita melaksanakan shalat dhuha maka Allah SWT akan Mengampuni Dosa Anda sebesar apapun Dosa anda itu.
  2. Allah SWT akan menyediakan sebuah bangunan di Syurga nanti dimana bangunan tersebut dikhususkan untuk mereka yang senantiasa melaksanakan Shalat Dhuha
  3. Allah SWT akan membukan dan mempermudah anda dalam mendapatkan rizki-Nya
  4. Dll

Kapan Wakttu Untuk Melaksanakan Shalat Sunat Dhuha?

Waktu untuk melaksanakan Shalat Dhuha adalah mulai dari terbinya Matahari kurang lebih sekitar jam 06.30 pagi sampai pukul 11:00 siang

Berapa Rakaat Shlat Sunat Dhuha?

Shalat Dhuha paling sedikit minimal 2 Rakaat, Namun alangkah lebih baiknya jika anda sekalian melaksanakannya lebih dari 2 Rakaat.

Bagaimana  Bacaan Niat Shalat Sunat Dhuha?

Berikut ini Bacaan Niat Shalat Sunat Dhuha:
Usholli Sunnatan Dhuha Rak'ataini Lillahi Ta'ala
Semoga artikel tentang "Fadilah Shalat Dhuha" yang saya shared ini bisa bermanfaat untuk kalian semuanya. Amin

Makesta di PAC IPNU Kecamatan Sukadana

Alhamdulillah pengurus PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Sukadana pada hari Sabtu-Minggu (22-23 Maret 2014) sudah bisa melaksanakan Kegiatan MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota).
Keiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris PCNU Kab.Ciamis, Bapak Kikim Tarkim,M.Si
Berikut ini dokumentasi pada kegiatan MAKESTA di PAC IPNU Kec. Sukadana 
Foto bersama di MIS Margajaya
Doc. Sekretaris PCNU Kab.Ciamis, Bapak Kikim Tarkim,M.Si

Tim dari PC IPNU Kab. Ciamis juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan kaderasi tersebut. Ketua IPNU Kab. Ciamis sangat senang dan bangga sekali kepada para pengurus IPNU & IPPNU Kec. Sukadana karena meskipun kepengurusan tersebut masih bisa dibilang baru tapi mereka sudah bisa mengadakan kegiatan MAKESTA di awal kerja kepengurusan mereka.

Refleksi harlah IPNU ke-60 - Selengkapnya Tentang Harlah IPNU ke-60

Dalam 1-2 dekade ke depan, Indonesia diprediksi maju pesat dalam arus permodalan terutama bidang industri, jasa dan perdagangan. Arus modal negara maju mulai bergerak ke wilayah-wilayah negara berkembang. Arus modal yang besar ini menuntut kesiapan generasi muda yang matang dan cerdas, agar dapat bersaing secara kompetitif, menggarap arus permodalan tanpa menghilangkan jati diri serta kemandirian sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.
30 – 40 juta warga negara yang menyandang identitas Nahdiyyin ini bukan garapan kecil. Ini merupakan warga mayoritas dengan taraf kehidupan menengah ke bawah. Garis taraf mesti dilentingkan, juga kita lenturkan agar dapat bergerak leluasa menuju kemandirian jamiyyah dan kemakmuran jamaah. Prasyarat menuju kemakmuran dan kemandirian yang kuat itu, terletak pada kekuatan sumber daya manusia dalam mengelola jamiyyah.

Oleh:
Ahmad Munir Chobirun
Sekretaris Jaringan Sekolah – Pimpinan Pusat IPNU


 
Copyright © PC IPNU CIAMIS - All Rights Reserved
Template Craeted by : Agoengsang
Proudly Powered by Blogger