Total Tayangan Halaman

.

Berita Terkini

Recent Comments

Tampilkan postingan dengan label Berita Terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Terkini. Tampilkan semua postingan

Tasyakuran Harlah ke-61 IPNU, Pelajar Ciamis Sholawatan

Tasyakuran Harlah ke-61 IPNU, Pelajar Ciamis SholawatanRatusan pelajar Ciamis menghadiri kegiatan Sholawatan yang dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Nurul Huda Kawali Ciamis, Selasa (24/2). Kegiatan diselenggarakan dalam rangka tasyakuran Harlah ke-61 Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU).

Kegiatan diharapkan dapat menguatkan ikatan persaudaraan antar pelajar Ciamis dengan mensyiarkan Sholawat dengan balutan seni hadroh.



"Pelajar Ciamis Harus mampu melestarikan tradisi yang semakin hari semakin terkikis. Dengan kegiatan seperti ini diharapkan dapat menanamkan rasa mahabah kepada Rasulullah Muhammad Saw," kata Moch. Wahab Hasbullah, dewan pembina IPNU).

Masyarakat setempat pun sangat mengapresiasi dengan kegiatan tersebut, terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir mengikuti Sholawatan.

Selesai Sholawatan, acara dilanjutkan oleh pengurus IPNU-IPPNU setempat dengan membahas permasalahan-permasalahan yang di hadapi dalam proses Kaderisasi yang langsung dipimpin oleh Sekertaris PC IPNU Ciamis. Dari bahasan tersebut menghasilkan rekomendasi yang menjadi bahan acuan PC IPNU Ciamis dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) mendatang. (Yusep Ahmad/Anam)

PELAJAR NU, DULU & MASA KINI

Kenyataan hari ini, setiap kita bicara tentang kejayaan masa lalu, maka kita kerap kali menjadi Nar-cissus, yaitu, “seorang muda dalam mitologi Yunani yang terpukau, mengagumi, bahkan mencintai gambarnya sendiri yang memantul di air”.
Ada kecenderungan, terbit sikap Narsistik; kita kagum dan memuji diri sendiri, terkesima pada potret diri yang memantul di air dan tiba-tiba menjadi lebih indah dari aslinya.
Pelajar NU, Dulu dan masa kiniLalu kita pun berbicara tentang saham akbar yang kita persembahkan dalam sejarah; Yaitu kita sebagai organisasi yang selalu berada di garis terdepan dalam melaksanakan dan mengawal proses kaderisasi di tubuh NU. Barangkali memang benar, IPNU pernah menjelma menjadi kelompok sosial yang diuntungkan oleh situasi dan sejarah untuk berada dalam posisi kunci sebagai penyuplai kader di berbagai bidang. Ketika kaum pelajar NU hanya memiliki sedikit informasi, ketika kaum santri NU sebagian besar terbenam dalam pertanyaan tentang apa yang terjadi di sekelilingnya. Ketika itu, IPNU merupakan kelompok perdana yang berdialog intens dengan ide-ide peradaban modern.
Enam puluh satu tahun sudah perjalanan IPNU dan tercatat tujuh belas kali berkongres. Banyak lembaran-lembaran sejarah di sana yang mencatat peranan IPNU dengan tinta emas. Misalnya, komitmen kita terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, konsistensi kita dalam menanamkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah Annahdliyyah pada segmentasi pelajar dan santri yang tentunya akan menentukan perwajahan NU dimasa depan. Sebagai organisasi kekaderan yang mengemban mandat melakukan pembinaan dan pemberdayaan pelajar santri NU. Sebagai satu-satunya organisasi kepelajaran yang eksis sampai tingkat komisariat dan ranting yang secara nyata mendorong pembaharuan dan cara pandang yang lebih maju bagi kaum santri. Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi, nilai-nilai luhur tradisi Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah Annahdliyyah.
Tapi zaman terus bergerak dan masyarakat terus tumbuh, perubahan telah menyentuh setiap sisi kehidupan, strukturnya semakin rumit dan kompoisinya kian majemuk.
Tak terhindarkan, IPNU sebagai komunitas dengan sejumlah umat yang cukup besar, tidak akan bisa mengisolasi diri dan menghindar dari perubahan-perubahan yang telah mendunia dan menyentuh semua sisi kehidupan. Zaman jelas berubah, berarti posisi dan peran bisa berubah. IPNU kini punya tugas sejarah baru, merumuskan peran baru dalam realitas baru dalam kompleksitas persoalan kekinian. Dan itu memang tak terhindarkan, tanpa itu, maka kepemimpinan IPNU sekarang ini, harus siap sebagai generasi yang gagal. Dan tanpa itu, maka IPNU cenderung menjadi Narcissus baru.
Kita tak cukup dengan cerita tokoh ternama, pemimpin yang beken dan alumni dengan kiprah spektakuler. Jika macam itu dan masa lampau yang kita kenang, barangkali sejarah IPNU cukup selesai dengan serangkaian riwayat hidup atau lakon sebagian orang-orang besar dan ternama.
Bagai cerita wayang. Di panggung hanya nampak para raja dan sederet kerabatnya. Unsur lain hanya diwakili oleh Dewa dan Punakawan. Kita pun lupa bahwa perang Bharata Yudha adalah perang yang besar, yang melibatkan ribuan manusia; buruh, tani, pemuda dan pegawai. Tidak cuma keluarga Bharata!
Agaknya kita juga cenderung dongeng para raja, hingga kita pun lupa, bahwa IPNU melibatkan ribuan bahkan jutaan anggota. Tak heran kalau ada yang kemudian percaya bahwa perjuangan IPNU adalah cuma perjuangan kaum elite dan intelektualnya saja, sedangkan anggota cuma ikut-ikutan.
Seorang cerdik pandai pernah berkata, “sejarah IPNU adalah sejarah umat manusia yang konkrit. Kalau ada yang mau menulisnya tentu akan merupakan sejarah banyak orang. Ia akan merupakan sejarah harapan, pergulatan, pengabdian, penderitaan dan kebanggaan manusia”. Ia pun menunjukkan bahwa perjuangan IPNU di masa silam bukan cuma sukses para pemimpinnya saja. 
Enam puluh satu tahun, sekarang ini, biarlah kita kian dekat dengan kenyataan itu. Tutuplah buku catatan, lihatlah cermin; di sana, di sana dan di sana kepada mereka anggota-anggota yang berada di komisariat sekolah, pesantren dan ranting yang mengerti tentang ketentraman hati. Lihatlah sejarah mereka, sejarah harapan, pergulatan, penderitaan, pengabdian dan sekaligus kebanggaan.
Anggota bukan segumpal batu, bukan juga sesuatu tanpa bekas, karena memang sejarah IPNU adalah sejarah umat manusia yang nyata. Kalau kita tidak mau menjadi Narcissus baru.

Oleh : (Asmoez)

Gebyar Shalawat dalam Ranka Ulang Tahun IPNU Ke-61

Kawali -  Pimpinan Anak Cabang IPNU/IPPNU Kec.Kawali bekerjasama dengan Pimpinan Anak Cabang IPNU/IPPNU Kec. Cipaku pada tanggal 24 Februari 2015 kembali mengadakan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun IPNU ke-61. Kegiatan tersebut berupa Gebyar Shalawat yang di dalamnya diisi juga dengan Ceramah dari Ust. Tatang Nawawi. Acara tersebut dihadiri oleh para tokoh NU, GP ANSOR,  DPRD Kab. Ciamis dan anggota PAC IPNU/IPPNU dari beberapa kecamatan yang ada di Kab. Ciamis. 

Tasyakuran Harlah ke-61 IPNU, Pelajar Ciamis Sholawatan


Ratusan pelajar Ciamis menghadiri kegiatan Sholawatan yang dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Nurul Huda Kawali Ciamis, Selasa (24/2). Kegiatan diselenggarakan dalam rangka tasyakuran Harlah ke-61 Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU).

Kegiatan diharapkan dapat menguatkan ikatan persaudaraan antar pelajar Ciamis dengan mensyiarkan Sholawat dengan balutan seni hadroh.

Tasyakuran Harlah ke-61 IPNU, Pelajar Ciamis Sholawatan"Pelajar Ciamis Harus mampu melestarikan tradisi yang semakin hari semakin terkikis. Dengan kegiatan seperti ini diharapkan dapat menanamkan rasa mahabah kepada Rasulullah Muhammad Saw," kata Moch. Wahab Hasbullah, dewan pembina IPNU).

Masyarakat setempat pun sangat mengapresiasi dengan kegiatan tersebut, terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir mengikuti Sholawatan.

Selesai Sholawatan, acara dilanjutkan oleh pengurus IPNU-IPPNU setempat dengan membahas permasalahan-permasalahan yang di hadapi dalam proses Kaderisasi yang langsung dipimpin oleh Sekertaris PC IPNU Ciamis. Dari bahasan tersebut menghasilkan rekomendasi yang menjadi bahan acuan PC IPNU Ciamis dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) mendatang. (Yusep Ahmad/Anam)


MAKESTA RAYA di Kecamatan Cihaurbeuti

MAKESTA RAYA di Kecamatan CihaurbeutiCiamis - Setelah sebelumnya melakukan kaderisasi IPNU/IPPNU di Kecamaran Jatigara-Sukanagara pada tanggal 19-20 Desember 2014, Pimpinan Cabang IPNU/IPPNU Ciamis kembali mengadakan kaderisasi di daerah yang lain. Kali ini kaderisasi di lakukan di Kecamatan Cihaurbeuti-Ciamis pada tanggal 25 Desember 2014 yang bertempat di Pondok Pesantren Al-Fatah Cihaurbeuti.Kegiatan MAKESTA disana tidak kalah antusiasnya dengan kaderisasi-kaderisasi sebelumnya, ada kurang lebih 35 peserta IPNU/IPPNU yang ikut pada kegiatan kaderisasi tersebut. 
MAKESTA RAYA di Kecamatan Cihaurbeuti

Siapa saja Pengurus PC IPNU/IPPNU yang ada pada kegiatan tersebut?

Meskipun jarak tempat pelakasanakan kegiatan MAKESTA cukup jauh, para pengurus PC IPNU/IPPNU Ciamis tetap bersemangat dan berupaya untuk hadir pada kegiatan tersebut. Beikut ini nama-nama pengurus yang hadir pada kegiatan MAKESTA RAYA IPNU/IPPNU di Kecamatan Cihaurbeuti :
  1. Rekan Wahab Hasbullah (Ketua PC IPNU Ciamis)
  2. Rekanita Lina (Ketua PC IPPNU Ciamis)
  3. Rekan Yusep (Bendahara PC IPNU Ciamis)
  4. Rekan Wawan Lukmanul Hakim (Sekretaris PC IPNU Ciamis)
  5. Rekan Hendra Permana (Lembaga Pers dan Penerbitan)
  6. Rekan Iim Imron Rosadi (Lembaga Pers dan Penerbitan)
  7. Rekan Jajang Abdoel Aziz (Anggota CBP)




Makesta IPNU/IPPNU di SMA Ma'arif NU Sukanagara

Ciamis - Pada tanggal 1920 Desember 2014 Pimpinan Cabang IPNU/IPPNU Kabupaten Ciamis kembai terjun ke lapangan untuk mengadakan kaderisasi keanggotaan baik IPNU maupun IPPNU. Kali ini PC IPNU/IPPNU Ciamis mengadakan kaderisasi di Daerah Kecamatan Janinagara Dusun Sukamaju Desa Sukanagara bertempat di SMP Ma'arif NU Sukanagara. Kegiatan MAKESTA tersebut diikuti oleh hampir seluruh Siswa/i di sekolah tersebut. "Kegiatan pengkaderan IPNU/IPPNU saat ini memang harus secara terus menerus di tingkatkan, meskipun memang saat ini kepengurusan kita sebentar lagi akan segera berakhir" Tegas Rekan Wahab Hasbullah (Ketua PC IPNU Ciamis).

Dikarenakan hari pelaksanaan MAKESTA tersebut bertepatan dengan hari dimana di setiap sekolah akan mengadakan pembagian Raport, maka Rekan Wahab Hasbullah (ketua PC IPNU Ciamis) di pagi hari nya (20 Desember 2014) terpaksa pulang lebih awal di karenakan Dia saat ini selain menjadi Ketua PC IPNU Ciamis Dia juga saat ini bekerja sebagai Guru di salah satu Sekolah yang ada di daerah banjar. 

Semoga Informasi mengenai kegiatan "Makesta IPNU/IPPNU di SMA Ma'arif NU Sukanagara" ini bisa bermanfaat untuk rekan maupun rekanita sekalian. Amiin
Wallahul Muwaffiq Illa Aqwamith Thariq

IPNU Banten Tagih Janji Jokowi

Saat ini Joko Widodo sudah resmi menjadi Presiden di Negara Kesatuan Revublik Indonesia, namun itu semua tidak terlepas dari peran santri yang ada di pondok pesantren dimana pada saat sebelum joko Widodo resmi menjadi presiden di negara kita Dia pernah memberikan janji kepada salah satu pondok pesantren di dalam kampanyenya. janji tersebut adalah merupakan salah satu sebab Dia medapat dukungan penuh dari pondok pensatren yang dia kunjungi tersebut.

Janji apa yang diberikan Joko Widodo?

Aksi IPNU Bantensalah satu janji Joko Widodo dalam kampanye nya yaitu janji untuk menjadikan tanggal 1 muharam sebagai Hari Santri Nasional. Janji tersebut sangat disambut baik oleh para santri di kalangan pondok pesantren yang ada di indonesia. Namun sampai saat ini janji tersebut masih seakan hanya sekedar janji. Pada beberapa minggu kebelakang, Pengurus Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) menagih janji Presiden Joko Widodo untuk menetapkan 1 Muharam sebagai Hari Santri Nasional. Menurut Ketua IPNU Banten, Akbarudin, penetapan hari santi nasional sangat penting. Sebab, penetapan itu menjadi bagian dari penghargaan pemerintah terhadap peran kaum santri dan pesantren dalam perjuangan bangsa Indonesia. Menurut Akbar, kebangkitan kaum santri dan pesantren telah lama menjadi tonggak bagi peradaban di Indonesia dalam rangka ikut membangun karakter dan kepribadian bangsa. "Pesantren secara historis merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia, dalam perjalannya banyak melahirkan tokoh-tokoh yang berjuang bagi kemerdekaan bangsa ini," ujar Akbarudin dalam siaran persnya yang diterima ROL, Ahad (26/10).

IPNU Banten juga mendesak Presiden Joko Widodo memerhatikan kondisi pesantren di Indonesia yang cenderung "dianak-tirikan" dalam lanskap pendidikan nasional."Ini tuntutan serius dari kami kepada Presiden Joko Widodo agar tidak soliter dengan kaum santri, bagaimana pun setengah dari anak didik di Indonesia adalah kaum santri," tegas Akbar.

Sebelumnya, Jokowi pernah menandatangani komitmen untuk menjadikan setiap 1 Muharram, sebagai Hari Santri Nasional saat berkunjung ke Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Malang, Jawa Timur, sebagai rangkaian kampanye Pemilu Presiden 2014.

Gebyar Muharam IPNU-IPPNU Cipaku

Cipaku-Pengurus Pimpinan Anak Cabang IPNU/IPPNU kecamatan Cipaku pada Bulan Muharam 1436 H kali ini kembali mengadakan kegiatan Gebyar Muharam yang bertemakan "Memperkuat ukhuwah nahdliyah, ukhuwah islamiyah, ukhuwah basyariyah di kalangan insan pembelajar". 
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 02 November 2014 yang bertempat di PONPES Nurul Hikmah Kadupandak..
Ada beberapa Kategori kegiatan yang dilaksanakan dalam Gebyar Muharam kali ini, diantaranya:
  1. Pidato
  2. MTQ
  3. Qiraatul Qutub
  4. Tahfidz
  5. Peragaan Sholat Berjama'ah
Jumlah peserta 63rekan/rekanita se-cipaku.
Np: Telah terbentuk 8 Koordinator Ranting IPNU-IPPNU dari 13 desa se kecamatan cipaku: Buniseuri, selamanik, sukawening, jalatrang, puskasari, bangbayang, cipaku, mekarsari dari beberapa agenda silaturahim secara continue.

Peringatan 1 Muharram 1436 H

Ciamis-MUI PP IPNU Peringatan 1 Muharram 1436 H dirangkai Deklarasi Gerakan Nasional Anti Narkoba (Ganas-An Nar) Pelajar Islam pada Minggu, 26 Oktober 2014 di Gelora Bung Karno pukul 09.00-14.00. Peringatan ini Akan dihibur oleh puluhan artis Ibu Kota yang sudah pastinya akan semakin meriah.
by MUI-PP IPNU

Pelatihan Kader Dasar Gerakan Pemuda ANSOR


Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Ciamis - PC IPNU Ciamis bekerjasama dengan Pengurus GP ANSOR Kabupaten Ciamis kembali mengadakan sebuah kegiatan yaitu Pelatihan Kader Dasar Gerakan Pemuda ANSOR yang akan dilaksanakan pada tanggal 10-12 September 2014 bertempat di Gedung PC NU Ciamis jam 15:30 s/d selesai. Ketua dari PC IPNU Ciamis (Moh. Wahab Hasbulloh) dengan semangat juangnya langsung menyebarkan informasi ini melalui media sosial yang ditujukan kepada seluruh rekan IPNU yang ada di setiap kecamatan agar bisa mengikuti kegiatan tersebut. Namun dalam hal ini yang bisa mengikuti kegiatan ini hanyalah mereka yang usia nya minimal 20 tahun dan pernah mengikuti kaderisasi di IPNU minimal LAKMUD, jadi bagi mereka yang usianya dibawah 20 tahun dan belum ikut LAKMUD tidak dianjurkan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Bagi rekan IPNU yang sudah memenuhi kriteria dalam kegiatan ini dan berniat ikut bisa langsung menghubungi Rekan Moh. Wahab Hasbulloh (Ketua PC IPNU Ciamis).  



Semoga informasi mengenai Pelatihan Kader Dasar Gerakan Pemuda ANSOR ini bisa bermanfaat khususnya untuk rekan dan rekanita IPNU/IPPNU yang ada di Kabupaten Ciamis dan umumnya untuk anda sekalian yang sudah mengunjungi website ini.
Wallahul Muwaffiq Ilaa Aqwamithoroq, ,,,
Wassalamu'alaikum Wr. Wb

K.H. Idi Kholidi (Ketua MUI Kec.Kawali) Telah Meninggal Dunia

Siapa K.H. Idi Kholidi?

K.H. Idi Kholidi adalah salah satu tokoh NU dan sekaligus pendiri Pondok Pesantren "Nurul Huda-Margamulya". Selain itu, beliau juga adalah pendiri salah satu Lembaga Pendidikan Islam Madrasah Aliyah Nurul Huda yang beralamat di Jl. Kawali-Panjalu No.123 Margamulya - Kawali -  Ciamis. Semasa hidupnya beliau adalah orang yang sangat ramah terhadap sesama, sayang terhadap keluarga. 

Keturunan K.H. Idi Kholidi


Beliau mempunyai 2 orang anak lelaki dan 4 orang anak perempuan, yaitu:
  1. Mumu
  2. H. Toni (Kepala MA Nurul Huda)
  3. Endoy 
  4. Hj. Nani
  5. Hj. Nunuy (Guru di MA Nurul Huda)
  6. Lilis Fatimah (Guru di MA Nurul Huda)

K.H. Idi Kholidi (Ketua MUI Kec.Kawali) Telah Meninggal Dunia

Margamulya - Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un.  Pada hari ini Kamis tanggal 04 September 2014 jam 07:30 WIBbertempat di Rumah Sakit Permata Bunda Ciamis,   K.H. Idi Kholidi (Ketua MUI Kecamatan Kawali) Telah pergi meninggalkan kita semua untuk selama-lamanya. Semoga Amal Ibadahnya diterima oleh Allah SWT daberdatangn di tempatkan disisi-Nya. Amiin Ya Robbal 'Alamin.
http://www.ma-nurulhuda.sch.id/2011/03/pembina-yayasan-ma-nurul-huda.htmlDuka yang mendalam saat ini sedang dirasakan oleh semua kalangan umat muslim terutama mereka yang selama ini sangat dekat sekali hubungannya dengan beliau. Ratusan jema'ah pun berdatangan untuk mengikuti prosesi pemakaman beliau, mulai dari kalangan pejabat pemerintahan kabupaten Ciamis, Kecamatan Kawali, para 'Ulama dan tidak ketinggalan pula seluruh siswa/siswi Madrasah Aliyah Nurul Huda.
Beberapa menit sebelum Beliau meninggal dunia seluruh siswa-siswi Madrasah Aliyah Nurul Huda sempat mengadakan Do'a bersama di Mesjid Nurul Huda dengan harapan beliau bisa kembali sehat seperti sediakala, namun Allah SWT ternyata berkendak lain dimana sesaat setelah siswa-siswi Madrasah Aliyah Nurul Huda mengadakan Do'a bersama pihak dari keluarga beliau memberikan informasi melalui telephone bahwa beliau (K.H. Idi Kholidi) telah tiada (Meninggal dunia). Setelah mendapatkan informasi tersebut, guru-guru Madrasah Aliyah Nurul Huda yang tadinya mempunyai harapan akan kesembuhan beliau menjadi down dan rintih tangispun tidak bisa tertahankan lagi, mereka langsung menghubungi saudara-saudara mereka akan berita duka tersebut. Pengumuman demi penguman terdengar dimana-mana dan beberapa menit setelah datangnya informasi tersebut para jema'ah pun mulai berdatangan sampai-sampai mesjid Nurul Huda yang cukup luas itu tidak bisa menampung seluruh jema'ah yang ingin ikut mensholati jenazah beliau.

(Doc.Keadaan Alm. K.H. Idi Kholidi 1 hari sebelum beliau meninggal dunia )
(Alm. K.H. Idi Kholidi ketika berkumpul dengan keluarga tercinta)
Kurang lebih jam 09:00 WIB jenazah beliau sampai ke rumah duka dan disambut oleh seluruh jema'a yang saat itu telah datang ke rumah duka. jalanan pun sempat macet selama beberapa menit dikarenakan banyaknya jama'ah yang berada di pinggiran jalan dan banyaknya pentakziah. Setelah jenazah sampai ke ruah duka, pihak dari keluarga langsung memandikan jenazah dan mengkapaninya. Jenazah baru bisa di bawa ke Mesjid sekitar jam 10:00 WIB. Sebelum pelaksanaan sholat jenazah dilaksanakan, terlebih dahulu ada beberapa sambutan/prakata dari pihak keluarga dan dari Bapak Bupati Ciamis, dimana sambutan tersebut tidak lain isinya adalah ungkapan berbela sungkawa dan permohonan maaf dari keluarga apabila selama ini almarhum pernah berbuat salah/dosa baik itu yang disadari maupun yang tidak.

MAKESTA IPNU/IPPNU di Kecamatan Jatinagara-Rajadesa

Apa Itu MAKESTA?

MAKESTA adalah singkatan dari Masa Kesetiaan Anggota. Kegiatan MAKESTA adalah merupakan salah satu syarat atau langkah awal yang harus ditempuh apabila kita ingin menjadi anggota IPNU/IPPNU baik itu di tingkat daerah maupun Kota.

Kegiatan MAKESTA di Kecamatan Jatinagara

Kegiatan MAKESTA IPNU/IPPNU Kecamatan Jatinagara dilaksanakan di SMP Ma'rif NU Jatinagara. Kegiatan tersebut diikuti oleh ......  IPNU dan ........ IPPNU. Kegiatan tersebut dimulai dari taggal 29-31 Agustus 2014.

Marawis MA Nurul Huda Kembali Menghibur

Personil Marawis MA Nurul Huda
Personil Marawis MA Nurul Huda
Margamulya -  Tim Marawis MA Nurul Huda Margamulya kembali tampil di depan umum pada malam Selasa (18 Agustus 2014) setelah pada malam sebelumnya yaitu Minggu (17 Agustus 2014) mereka juga tampil di untuk menghibur warga masyarakat Desa margamulya. Namun pada penampilan yang sekarang mereka tampil lebih dari 1 lagu sebagaimana permintaan dari panitia penyelenggara. Berikut ini daftar lagu yang ditampilkan pada melam Selasa (18 Agustus 2014) di Depan Balai Desa Margamulya :
  • Yaa Assyiqol Mustofa ( Voc. Nurul Khomisah)
  • Burikhti (Voc. Galih Cahya Ramadhan)
  • Nawwartil Ayyami (Voc. Imran Prasetya) 

  • Sholatun Bi Salamil Mubin (Voc. Galih Cahya Ramadhan)

Suara Emas Tim Marawis MA Nurul Huda

Sekilas Tentang Tim Marawis MA Nurul Huda

Suara Emas Tim Marawis MA Nurul Huda
Tim Marawis MA Nurul Huda adalah merupakan Tim yang dibentuk pada tahun 2013 tepatnya ketika akan berlangsungnya Kegiatan Perpisahan kelas XII di Madrasah Aliyah Nurul Huda Margamulya. 
Tim yang awalnya hanya sekedar asal-asalan kini telah menjadi Tim Marawis yang sudah dikenal oleh Banyak orang terutama oleh daerah di Kecamatan Kawali dan Kecamatan Cipaku. 

Penampilan demi penampilan telah di lalui, mulai dari acara Pernikahan, Peringatan Hari Besar Islam dan Peringatan Hari Besar Nasional.


Penampilan Marawis Pada Acara Peringatan HUT RI

Pada tanggal 17 Agustus 2014 kemarin tepatnya pada pukul 21.00 WIB Tim Marawis MA Nurul Huda kembali mengisi hiburan di Dusun Tanjungjaya Rt.02 Rw.01 Desa Margamulya Kecamatan Kawali. Sebelum mereka tampil diatas panggung, seperti biasanya mereka mengadakan persiapan/latihan mulai dari bagian pembukaan sampai penutupan. Sorak penonton pun tidak dapat dibendung lagi ketika para personil marawis mulai menunjukan/menampilkan seni marawisnya, banyak penonton yang sengaja maju kedepan panggung untuk mendokumentasikan acara tersebut.


Suara Emas Tim Marawis MA Nurul Huda

Tim Marawis MA Nurul Huda mempunyai seorang vocalis yang memiliki suara yang indah dan menyejukan hati, dan itu menjadikan tim marawis ini menjadi semakin ditunggu-tunggu penampilannya oleh banyak orang.

Siapa saja Personil Tim Marawis MA Nurul Huda?

Berikut ini adalah nama-nama personil Tim Marawis MA Nurul Huda:
Semoga artikel tentang "Suara Emas Tim Marawis MA Nurul Huda" ini bisa bermanfaat untuk rekan dan rekanita semuanya. Terima kasih

Halal Bi Halal di Ponpes Syafi'i Akrom

Satu bulan sudah bulan Ramadhan ini kita lalui, semoga semua amal ibadah puasa kita di terima oleh Allah SWT. Amiin
Kegiatan Halal bi Halal selalui diadakan setiap habis Lebaran Idul Fitri di setiap tahunnya, begitupun dengan salah satu Pondok Pesantren di daerah Kota Pekalongan yang bernama Pondok Pesantren Syafi' Akrom. Disana mereka juga mengadakan kegiatan/acara Halal bi Halal pada tanggal 13 Syawal 1435 H (8 Agustus 2014) yang alhamdulillah dihadiri oleh semua santri dan para alumni dari pesantren tersebut.




Gema Shalawat dan Pelantikan PAC IPNU/IPPNU Kec. Kawali

Kawali - Pada tanggal 25 Juli 2014 atau bertemapan dengan tanggal 27 Ramadhan 1435H, alhamdulillah pengurus PAC. IPNU/IPPNU Kecamatan Kawali telah dilantik dan telah resmi menjadi pengurus IPNU/IPPNU Kecamatan Kawali periode 2014-2016. Acara tersebut dimulai sehabis shalat Terawih atau sekita pukul 20:00 s/d 23:30 WIB. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 orang peserta dan beberapa orang pengurus dari PC. IPNU/IPPNU Kab. Ciamis yang alhamdulillah pada saat itu telah bisa menyempatkan waktunya di sela-sela kesibukannya masing-masing.
Beikut ini Susunan acara dalam kegiatan Pelantikan Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU kecamatan Kawali:
Pembukaan :
  • Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an + Shalawat (Oleh: Rekan Iim Imron Rosyadi)
Sambutan :
  • Ketua PAC. IPNU Kec.Kawali (Rekan Jaja Jakaria)
  • Ketua GP ANSOR Kec. Kawali (Bpk. Yoyo)
  • Ketua PC. IPNU Kab. Ciamis atau yang mewakilinya
Acara Inti :
  • Pelantikan Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU Kec. Kawali (Oleh PC. IPNU/IPPNU Kab. Ciamis)
  • Tausiyah + Shalawatan
Tutup/Do'a


Wakil Ketua PC. IPNU Kab. Ciamis sedang membuka proses  Pelantikan PAC. IPNU Kec. Kawali
Situasi disaat Ketua GP. ANSOR Kec. Kawali sedang memberikan sambutan

Prosesi Pelantikan Pengurus Anak Cabang IPNU Kec. Kawali






Rakor dadakan IPNU/IPPNU Kab. Ciamis

Mengapa disebut Rakor dadakan?

Rakor  dadakan  IPNU/IPPNU Kab. Ciamis
Alhamdulillah pada tanggal 03 Juli 2014 kemarin pengurus PC IPNU/IPPNU Kab. Ciamis sudah bisa mengadakan Rapar Koordinasi yang bertempat di Gedung NU Kab. Ciamis. Rapat Koordinasi ini bersipat dadakan dikarenakan pada awalnya tidak ada sedikitpun rencana ataupun pemberitahuan dari Pengurus PC IPNU/IPPNU Kab.Ciamis untuk mengadakan Rakor tersebut. Namun dikarenakan pada hari itu pengurus GP ANSOR Kab. Ciamis mengundang seluruh pengurus IPNU/IPPNU Kab. Ciamis untuk bisa menghadiri acara Buka Bersama yang mereka adakan akhirnya Rekan Ketua Berinisiatif untuk mengadakan Rapat Koordinasi dadakan dimana dalam rapat tersebut ada beberapa pokok yang menjadi permasalahan yang salah satunya adalah mengenai kegiatan pengkaderan yang harus terus diupayakan.

Apa saja hasil dari Rakor IPNU/IPPNU tersebut?

Rakor  dadakan  IPNU/IPPNU Kab. Ciamis
Dalam Rakor tersebut ada beberapa hal yang Rekan Ketua sampaikan, diantaranya:
  1. Pemberitahuan kepada seluruh peseta rapat mengenai terpilihnya Rekan Asep Irfan Mujahid menjadi Pimpinan Wilayah IPNU Provinsi Jawa Barat
  2. Pembagian zona dan koordinator untuk pengkaderan
Semua Peserta Rapat Koordinasi sangat serius mendengarkan penjelasan dari rekan Ketua
Berdasarkan kesepakatan bersama akhirnya pembagian zona dan koordinator untuk pengkaderan tersebut adalah sebagai berikut:
  • Zona 4 (Kecamatan: Pamarican, Banjarsari,) oleh Rekan Arif dan Imar
  • Zona 3 (Kecamatan: Sukadana) oleh Rekan Hendra Permana dan Yusep
  • Zona 2 (Kecamatan: Lumbung) oleh Rekan Yudi
  • Zona 1 (Kecamatan: Kawali, Cijeungjing, Ciamis, Cipaku) Oleh Rekan Fahmi dan Jaja Jakaria
Semoga inftomasi ini bisa bermanfaat untuk seluruh rekan dan rekanita dimanapun anda berada. Amiin
Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Pemilihan Presiden 2014

Tahun ini kita kali ketiga memilih Presiden secara langsung. Berbeda dengan 2004 dan 2009 yang hampir semua prediksi mendapuk SBY sebagai pemenangnya, tahun ini belum ada yang berani menyebut siapa pemenang Pilpres antara Prabowo atau Jokowi. Karena masing-masing tokoh punya kekuatan dan kekurangan yang relatif berimbang.
Kekuatan utama sekaligus kekurangan Prabowo ada dipencitraan militer dia yang sangat kuat. Dikenal tegas, cerdas dan nasionalis. Prabowo ingin Indonesia menjadi macan asia sesungguhnya terutama dari sisi kedaulatan bangsa dan ekonomi.
Di sisi lain, ada Joko Widodo yang namanya melambung sejak 2011 berkat isu mobil nasional, Esemka. Sejak saat itu namanya terus dilambungkan media hingga berhasil menjadi Gubernur Jakarta walau akhirnya dia tinggalkan.
Sebagai tren politik, nama Jokowi terus melambung sebagai sosok baru yang fenomenal. Namanya akhirnya dipertaruhkan PDIP untuk maju ke ajang Pilpres 2014, ajang yang belum pernah dimenangkan PDIP. Jokowi dilekatkan sebagai sosok yang dekat dengan rakyat, bersih dan taat fatsun.
Komunikasi politik kedua capres ini sebetulnya tak berbeda, sama-sama mengusung issu ekonomi kerakyatan, pemerintahan yang bersih hingga kedaulatan politik dan ekonomi.
Saat ini rakyat disuguhkan dua Capres pengganti kepemiminan SBY selama 10 tahun. Melihat kekuatan dan kekurangan'y maka kunci kemenangan'y ada dipendamping kedua sosok itu.
Maka, akankah Hatta Rajasa benar-benar bersinergi dengan Prabowo menjelma menjadi Dwi Tunggal baru? Atau, akankah Jokowi benar-benar mampu melakukan kerjasama politik dg JK dalam menjalankan pemerintahan kelak, hingga nama'y tidak tereduksi menjadi Oowi? Kita lihat saja nanti!
Semoga segera lahir Dwi Tunggal baru untuk Indonesia yang lebih berdaulat..

By. Asep Irfan Mujahid

Kondisi Olga Saputra Terbaru

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi informasi mengenai kondisi Olga Saputra yang saat ini masih belum ada kepastian. Berdasarkan isu yang beredar baik di Dunia Maya maupun di Televisi bahwa kondisi Olga Saputra saat ini masih belum sadarkan diri, dan masih di rawat di Singaphore, namun ada berita yang mengejutkan yang saya peroleh dari televisi bahwa Olga saputra diisukan telah kembali ke Indonesia dengan Pesawat Zet Pribadi dan mendarat di bandara Halim dengan disambut oleh beberapa teman di kalangan artisnya yaitu Syahrini, Julia Perez dan beberapa teman artis lainnya. Informasi tersebut saya dapatkan dari salah seorang yang bernama ratu Divana. Namun isu tersebut dibantah mentah-mentah oleh kalangan artis yang disebut oleh Ratu Divana bahwa informasi tersebut semuanya bohong, bantahan tersebut diperkuat oleh adik dari Olga Saputra nya sendiri yang mengatakan bahwa Olga saputra saat ini masih di rawat di Singaphore.
Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk anda sekalian, mari kita do'akan semoga kondisi Olga Saputra bisa membaik dan bisa sehat kembali dan bisa menghibur kita lagi. Amiin

Read more at http://imran-iim.blogspot.com/2014/06/kondisi-olga-saputra.html#4Tj15sxvzuEt0wBG.99

Konfercab IPNU-IPPNU Lahirkan Pemimpin Berkualitas

TENGGARONG - Bertempat di Gedung Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU), Jalan Mangkunegara, Tenggarong Seberang pada Minggu (18/5), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar konferensi cabang (konfercab). Hadir sejumlah pengurus PC NU Kukar, pimpinan beberapa badan otonom NU, undangan dari perwakilan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan di Tenggarong, serta 35 perwakilan 18 Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU se-Kukar.
 
Menurut Ketua Panitia Konfercab, Juriansyah, didampingi sekretaris Dini Oktaviani, meski persiapan pelaksanaan singkat tapi diharapkan melahirkan pemimpin berkualitas untuk menakhodai IPNU dan IPPNU dalam dua tahun ke depan. IPNU dan IPPNU memiliki tugas berat untuk mengkader para pelajar NU di Kukar.
 
“Penetrasi budaya barat sangat mengkhawatirkan. Ajaran ahlussunah wal jama’ah harus bisa membendungnya,” kata Juriansyah. Sementara Lilianto mewakili Ketua PC NU Kukar, Chairul Anwar, mengatakan bahwa IPNU diharapkan beraktivitas sesuai visi dan misi serta aturan organisasi. Dapat pula memberikan manfaat besar bagi masyarakat secara umum, khususnya pelajar.
 
“Dengan organisasi ini, harapan kami, kader-kader IPNU dan IPPNU di Kukar lebih berkualitas. Kalau ada pelajar masuk dan dikader IPNU dan IPPNU, pengembangan diri jelas,” kata Lilianto. Dikatakan, manfaat bagi diri kader salah satunya pemberdayaan ekonomi. Jika pengaderan berjalan baik, pihaknya bisa memfasilitasi kader yang ingin berusaha. “Kami berikan modal dan keuntungan sistem bagi hasil,” kata Lilianto. (hmp04/*/bby/k11)
 
 
Copyright © PC IPNU CIAMIS - All Rights Reserved
Template Craeted by : Agoengsang
Proudly Powered by Blogger